Tazkirah Buat Saudara-saudaraku

"Sesungguhnya peringatan itu memberi manfaat kepada orang-orang beriman"

Doa Malaikat untuk hambaNya yang soleh


1. Orang yang tidur dalam keadaan berwuduk.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci”.

(Riwayat Ibnu Hibban )

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”

(Riwayat Muslim )

3. Orang yang berada di shaf barisan depan berjemaah.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada (orang–orang) yang berada pada shaf–shaf terdepan”

(Riawayat Abu Daud)

4. Orang yang menyambung shaf solat berjamaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang–orang yang menyambung shaf–shaf”

(Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim)

5. Orang yang mengucapkan ‘aamin’ ketika imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, kerana barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya masa lalu”.

(Riwayat Bukhari)

6. Orang yang duduk di tempat solatnya setelah selesai solat.
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu berselawat kepada salah satu di antara kalian selama ia ada di dalam tempat solat di mana ia melakukan solat, selama ia belum batal wudhuknya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”

(Riwayat Imam Ahmad)

7. Orang yang solat subuh dan asar secara berjemaah.
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat solat subuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga subuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu salat asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”

(Riwayat Imam Ahmad)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”

(RiwayatMuslim)

9. Orang–orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang bakhil’”

(Riwayat Bukhari dan Muslim)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada orang–orang yang sedang makan sahur”

(Riwayat Ibnu Hibban dan Thabrani)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga subuh”

(Riwayat Imam Ahmad)

12. Orang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya berselawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”

(Riwayat Tirmidzi)

Wallahu a’lam. Moga mendapat rahmat dari Allah Taala. Amin…

Komentar ditutup.